hay kawan minggu lalu yogi baru kenalan dengan perempuan yang suka motor balap :-D , dan yang parahnya lagi dia itu joki brooooooo di situ yogi kagum dan ingin menjadi mekaniknya deh hehehe
maka dari itu yogi sedikit sedikit belajar mesin motor
oke kawan kali ini yogi ingin memberi sedikit ilmu tentang menaikkan cc mesin motor
sebelum itu yogi memperkenalkan merek motor yang yogi gunakan adalah "Supra Fit X"
kita mulai, pertama kita harus tau
D = Diameter Piston (cari di internet diameter piston kalian)
T = Langkah Piston (cari di internet langkah piston kalian)
Keterangan
V = Menghitung CC
Ki= Menghitung Klep in
Ko= Menghitung Klep out
Rumus
V = (1/4*3.14*D2*T)* 1000
Ki = D * 50%
Ko = Ki * 85%
Tambahan (D2 itu sama dengan "DxD")
oke kita mulai penghitungannya dan masukan angka diameter dan langkah piston kalian yang sudah di cari di internet dan ubah menjadi "CM"
D = 50 mm = 50.0:10 = 0.5 cm
T = 49.5 mm = 49.5:10 = 0.495 cm
setelah itu masukkan rumus
V = (1/4*3.14*D2*T)* 1000
V = (1/4*3.14*0.5*0.5*0.495)* 1000
= 97.14 dibulatkan 100 cc (cek di stnk kalian pasti sama)
lanjut kita sudah tau cc kita sekarang kita harus tau klep in dan klep out kita
KLEP IN
Ki = D * 50%
Ki = 50 * 50/100
= 25 mm
KLEP OUT
Ko = Ki * 85%
Ko = 25 * 85/100
= 21.25 mm
catatan jika tidak ada klep yang ada koma komanya ditoko onder dil, bisa kita bulatkan saja contoh jika klep 21.25mm kita bisa tukar menjadi 21mm
nah dari situ kita sudah tau kalo 100 cc bagi supra fit x itu dia menggunakan
piston yang berdiameter 50mm
klep in nya 25mm, dan
klep out nya 21.25mm
tinggal lahkah terakhir cara menaikkan menjadi 125cc, 150cc, 170cc, dan lain-lain
kita tinggal ganti aja piston dan klep in & out
Contoh
CC 125
Piston = 56mm
Klep In = 28mm
Klep Out = 23.8mm
CC 150
Piston = 62mm
Klep In = 31mm
Klep Out = 26.3mm
CC 170
Piston = 66mm
Klep In = 33mm
Klep Out = 28mm
oke cukup sekian dan terima kasih, hanya itu aja yang yogi tau jika menurut anda itu salah ya mohon maaf atas kekurangannya, tapi jika menurut anda benar dan manfaat saya cukup senang
tan tolong sebarkan
not :
Sesuai aturan yang tertulis pada pasal 277 jo Pasal 316 ayat (2) UU
No 22/ 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana
penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp 24 juta. Pasal
tersebut memuat larangan modifikasi kepada kendaraan yang diubah
bentuknya.
Mengenai maksud perubahan bentuk dalam modifikasi, lebih detailnya
diterangkan pada Hal itu sesuai dengan Pasal 131 huruf e dan pasal 132
ayat (2) dan ayat 7 PP No 55 Tahun 2012 tentang kendaraan Jo Pasal 50
ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,
bahwa kendaraan yang dimodifikasi sehingga menyebabkan perubahan tipe
berupa dimensi, mesin dan kemampuan, daya angkut, wajib dilakukan uji
tipe untuk memperoleh sertifikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar